<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>nonie&#124;masboi.com</title>
	<link>http://nonie.masboi.com</link>
	<description>Puzzle of my life</description>
	<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 07:51:56 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Anjelie..hadiah pemberian dari Tuhan, pembawa cinta kasih&#8230;</title>
		<link>http://nonie.masboi.com/?p=149</link>
		<comments>http://nonie.masboi.com/?p=149#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 07:51:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nonie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nonie.masboi.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Anjelie sayang..hari ini 1 Juni 2010, anjelie genap berusia 3 bulan. maaf ya nda..baru sekarang bunda sempat menulis tentang anjelie di blog pribadi bunda.Anjelie..tidak terasa 3 bulan telah berlalu. sepertinya baru kemarin bunda mengalami kontraksi, berada di ruang persalinan Rumah Sakit Charitas. kala itu Senin 1 Maret 2010, setelah mengalami kontraksi 30 jam lamanya, Anjelie [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anjelie sayang..hari ini 1 Juni 2010, anjelie genap berusia 3 bulan. maaf ya nda..baru sekarang bunda sempat menulis tentang anjelie di blog pribadi bunda.Anjelie..tidak terasa 3 bulan telah berlalu. sepertinya baru kemarin bunda mengalami kontraksi, berada di ruang persalinan Rumah Sakit Charitas. kala itu Senin 1 Maret 2010, setelah mengalami kontraksi 30 jam lamanya, Anjelie akhirnya lahir ke dunia.Bunda melahirkan anjelie ditemani oleh Eyang uti dan Simbah Nanik, tanpa kehadiran Ayah. Sebenarnya bunda sangat ingin bisa melahirkan Anjelie dengan didampingi oleh ayah, itu cita-cita bunda sejak lama. Namun waktu tidak berpihak kepada bunda, kelahiranmu tidak bisa ditunda lagi , Anjelie lahir pada saat ayah sedang dalam perjalanan menuju Palembang.Selama 3 bulan ini Anjelie telah memberikan warna baru dalam kehidupan bunda. 1 bulan pertama hampir setiap malam bunda begadang sendirian menemani Anjelie yang selalu terjaga di sepanjang malam. Ayah terbang kembali ke Jogja setelah 1 minggu menemani Anjelie di rumah sakit dan di rumah. Mencuci popok dan pakaian ,menggendong, menyusui ,belajar memandikan anjelie , merupakan kegiatan rutin bunda sehari-hari, seluruh perhatian bunda tercurah hanya untuk anjelie.Tanggal 23 Maret 2010, Anjelie dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan vaksin yang kedua (Anjelie mendapatkan vaksin pertama BCG beberapa hari setelah anjelie di lahirkan) yaitu Vaksin Hepatitis B dan Polio. dan hari Minggu tanggal 28 Maret telinga Anjelie ditindik, bunda tak kuasa menahan tangis kala melihat anjelie kesakitan saat di suntik vaksin dan saat telinga anjelie ditindik, rasanya tak tega nak&#8230;Selama 3 bulan ini bunda sangat menikmati saat-saat kebersamaan dengan anjelie, bunda sangat bahagia bisa menyaksikan moment demi moment tumbuh kembang mu nak&#8230;saat anjelie pertama kali bisa menatap mata bunda, bisa merespon suara, saat pertama kali mendengar Anjelie mengoceh, dan tertawa.Anjelie..Setelah 2 bulan lamanya kita berpisah dengan Ayah, akhirnya Jumat (07/05/2010) kita bisa berkumpul kembali bersama ayah. bahagia benar rasanya melihat Ayah begitu bahagia ketika menjemput anjelie di bandara Adi sutjipto Yogyakarta. kini ayah, bunda, anjelie dan om Enggar tinggal bersama di daerah Karang Sari Yogyakarta. Suasananya masih di desa, begitu tenang, yang terdengar hanya suara kicauan burung. Setiap pagi sekitar pukul 6 Anjelie di temani ayah jalan-jalan pagi dengan menggunakan troller, menghirup udara pagi yang masih sangat segar . kini setiap hari libur Anjelie bisa dimandiin oleh ayah. bunda senang mendengar suara ketawa Anjelie saat dimandikan. Anjelie sangat senang saat sedang di mandikan.Anjelie&#8230;Bagi bunda, Anjelie benar-benar hadiah yang sangat istimewa dari Tuhan, oleh karena itu ayah dan bunda memberi nama Nathanaela Rarkiara Anjelie Maitri yang artinya Hadiah pemberian dari Tuhan pembawa cinta kasih. Semoga Anjelie bisa menjadi pembawa cinta kasih dan perdamaian bagi siapa saja, dimanapun dan kapanpun.Anjelie..Kelak jika engkau dewasa jadilah perempuan yang tegar dan mandiri. karena esok tantangan yang engkau hadapi akan semakin berat, jadilah wanita yang kuat dan sabar, selalu tersenyum bahkan disaat hatimu sedang terluka, karena sebuah senyuman bisa menyembuhkan hati yang luka. dan jadilah berkat bagi sesama..Doa Ayah dan bunda senantiasa mengiringi langkahmu..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nonie.masboi.com/?feed=rss2&amp;p=149</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sepenggal kisah dari seorang bumil (Ibu Hamil)</title>
		<link>http://nonie.masboi.com/?p=148</link>
		<comments>http://nonie.masboi.com/?p=148#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 06:55:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nonie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nonie.masboi.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[
  

Puji Tuhan, tidak terasa minggu ini kehamilan saya tepat menginjak usia 8 bulan alias 32 minggu. Tak ada kata-kata lain selain ungkapan terus bersyukur kepada Tuhan karena telah diperkenankan menerima anugerah besar ini dari-Nya.
 
Sungguh rasanya hingga saat ini saya masih sering kali dihinggapi rasa tidak percaya karena pada akhirnya saya bisa merasakan indahnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8" /><meta name="ProgId" content="Word.Document" /><meta name="Generator" content="Microsoft Word 11" /><meta name="Originator" content="Microsoft Word 11" /></p>
<style> <!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --> </style>
<p><!--[if gte mso 10]></p>
<style>  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} </style>
<p> <![endif]--></p>
<p><span lang="IN">Puji Tuhan, tidak terasa minggu ini kehamilan saya tepat menginjak usia 8 bulan alias 32 minggu. Tak ada kata-kata lain selain ungkapan terus bersyukur kepada Tuhan karena telah diperkenankan menerima anugerah besar ini dari-Nya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Sungguh rasanya hingga saat ini saya masih sering kali dihinggapi rasa tidak percaya karena pada akhirnya saya bisa merasakan indahnya masa-masa kehamilan selama 8 bulan ini. Puji Tuhan dari awal masa kehamilan hingga usia 8 bulan ini kehamilan saya berjalan lancar, bayi yang saya kandung sehat dan relatif tidak mengalami masalah yang berarti.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Kehamilan pertama ini benar-benar kado terindah dari Tuhan di ulang tahun pernikahan kami yang jatuh pada tanggal 14 Juli 2009 yang lalu.<span>  </span>Setelah menunggu 2 tahun lamanya akhirnya Tuhan berkenan memberikan anugerah paling indah ini bagi kami berdua.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Kami menikah pada tanggal 14 Juli 2007 di Palembang. 1 bulan setelah menikah, suami ‘meninggalkan’ saya jauh ke ‘negeri londo’ alias Belanda untuk melanjutkan study S2-nya di Wageningen University.<span>  </span>Sementara saya tetap di Palembang, kami menjalani hubungan jarak jauh selama 2 tahun lamanya. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Menginjak usia 1 tahun pernikahan, keinginan saya untuk segera menimang bayi mulai menggebu, akan tetapi sempat terlintas kekuatiran di benak saya apakah saya bisa hamil? Mengingat selama ini siklus haid saya sering tidak teratur dan sudah beberapa kali sejak <span> </span>SMP saya sering berkonsultasi ke dokter kandungan. Walaupun secara medis <span> </span>kandungan saya di nyatakan sehat, namun kekuatiran itu tetap ada.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Pada bulan Agustus 2008 saya kembali berkonsultasi ke 2 dokter kandungan yang berbeda untuk kembali memeriksakan kandungan saya, pada saat itu suami masih belum pulang. Kedua dokter tersebut menyatakan kandungan saya dalam keadaan baik-baik saja. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><span> </span><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Tanggal 13 november 2008 suami pulang liburan ke tanah air selama 3 bulan lamanya. Akhir november 2008 kami berdua terbang ke Bali, menikmati ‘bulan madu yang tertunda’ mengingat setelah menikah kami berdua belum sempat ber ‘hanimun ria’ dikarenakan kesibukan suami mengurus persiapan keberangkatan ke Belanda.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">3 bulan suami di Palembang, saya tak kunjung hamil. 5 Februari 2009 suami berangkat kembali ke Belanda. Keinginan yang sempat menggebu untuk segera hamil sedikit demi sedikit mulai memudar. Waktu itu saya mulai pasrah dan berpikir bahwa mungkin saat itu belum saatnya bagi saya untuk hamil. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Setelah keberangkatan kembali suami, pikiran saya mulai ‘teralihkan’ pada persiapan keberangkatan saya ke Belanda pada tanggal 21 Mei 2009. Sibuk mengurus paspor dan visa kunjungan ke Belanda membuat pikiran saya untuk segera menimang bayi pun <span> </span>teralihkan. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Pada saat akan mengurus visa kunjungan saya ke Belanda, saya berkenalan dengan jeng Khoirin Nisa, Istri dari sahabat suami di Belanda. Saya banyak bertanya pada jeng Khoirin perihal proses pengurusan visa karena dia pernah berpengalaman menyusul suaminya ke Belanda.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Ada satu kata-kata dari jeng khoirin yang saya ingat dia bilang gini, “ Mbak Stefani, menurut orang jawa katanya kalo istri yang terbang nyusul suami kalo istri belum hamil katanya bakal hamil loh..tapi kalo suami yang terbang malah gak jadi..mudah-mudahan mbak Stefani bisa nyusul saya yang langsung hamil begitu pulang dari Belanda” waktu itu saya hanya tertawa saja sambil berkata “ Amien&#8230;doain aja ya..biar bisa nyusul mbak Nisa hehehe”<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Dan pada tanggal 21 Mei 2009 saya terbang seorang diri ke Belanda, selama 3 bulan saya berada di Belanda mendampingi suami yang kala itu sedang berjuang menyelesaikan Thesisnya. Awal Juni 2009 kami berdua melakukan perjalanan ke kota Paris selama 7 hari lamanya. Ceritanya sih ‘hanimun jilid kedua’ hehehe. Awal Juli 2009 saya juga berkesempatan mendampingi suami mengikuti Simposiun Internasional PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) di Den Haag selama 3 hari lamanya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Banyak pengalaman yang saya dapatkan selama 3 bulan berada di Belanda, termasuk pengalaman menjadi ‘Ibu Rumah Tangga seutuhnya’ mengingat selama di Belanda, itulah kali pertama saya dan suami benar-benar tinggal berdua. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Memasuki bulan Juli 2009 saya mulai di hinggapi kekuatiran karena sudah hampir 2 bulan lamanya saya tidak mendapatkan haid. Waktu itu saya sama sekali tidak berpikiran bahwa saya hamil, saya malah sempat berpikir yang tidak-tidak, bahwa jangan-jangan kandungan saya kembali bermasalah. Saya lalu menelepon mama di tanah air, mama lalu menyarankan saya untuk segera ke dokter kandungan. Menurut Mama, mumpung lagi di Belanda coba sekalian aja periksa kandungan saya, mengingat teknologi medis di Belanda pasti lebih canggih ketimbang di Indonesia, begitu kata Mama.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Namun saat itu saya dan suami sempat bingung waktu mau memeriksakan diri ke dokter kandungan di sana mengingat Wageningen itu kota yang kecil, mau nyari dokter kandungan dimana&#8230;Seorang teman lalu menyarankan saya agar periksa ke dokter umum dulu, waktu itu saya sempat diledekin oleh seorang teman, “Jangan-jangan kamu hamil tuh..”<span>  </span>waktu itu saya menjawab “ Ah gak mungkin&#8230;” <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Tanggal 15 Juli 2009, sehari setelah ulang tahun pernikahan kami yang kedua, saya dan suami akhirnya pergi ke dokter umum setempat, setelah menceritakan permasalahan yang saya hadapi, oleh dokter tersebut saya hanya di sarankan untuk membeli dulu alat test pack kehamilan, karena ada kemungkinan saya hamil. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Waktu itu saya hanya tertawa saja dan belum terbersit sedikitpun di pikiran saya bahwa saat itu saya sudah hamil. Pulang dari dokter tersebut, saya dan suami langsung menuju ke Apotik terdekat untuk membeli test pack kehamilan yang dijual seharga 8,30 Euro kalau di rupiahkan setara dengan Rp 120.350.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><span> </span><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Keesokan harinya, tanggal 16 Juli 2009 saya dan suami berangkat ke pulau Texel (salah satu pulau yang berada di wilayah Belanda) untuk mengunjungi sahabat kami, Mbak Selvy yang tinggal di sana. Dikarenakan tanggal 16 itu saya lupa melakukan test pack, baru tanggal 17 Juli 2009 saya melakukan test pack saat kami sedang berada di Texel.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Orang pertama yang mengetahui kehamilan saya justru malah bukan suami, melainkan 2 orang sahabat kami yang saat itu juga sedang bersama kami di Texel, yaitu Tia dan Mathias (Thias). Dikarenakan saya tidak memahami bahasa belanda, sedangkan penjelasan yang ada di alat test pack itu semua dalam bahasa Belanda. Waktu itu saya sempat bingung, tanda ini positif atau negatif ya..?. saya lalu menyerahkan alat test pack tersebut kepada Mathias yang asli ‘bule londo’ setelah melihat dan membaca penjelasan yang ada di test pack tersebut, dengan wajah tersenyum lebar Mathias lalu mengucapkan selamat kepada saya “ Kamu hamil..!” <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p><br />
</o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://i1016.photobucket.com/albums/af285/stefanianieka/DSC02644.jpg" alt="test pack kehamilan" border="0" height="197" width="378" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Sata bengong dan tidak percaya mendengar kata-kata dari Mathias. Saya lalu segera membangunkan suami yang kala itu masih terlelap untuk menyampaikan kabar menggembirakan itu. Suami pun kaget mendengar berita menggembirakan itu. Kami berdua sama-sama gak percaya </span><span style="font-family: Wingdings" lang="IN"><span>J</span></span><span lang="IN"><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Namun di hati saya masih saja terselip keraguan, bener gak sih hasil test pack ini? Jangan-jangan salah lagi..Hati saya masih saja belum yakin kalau saya sudah hamil. Seorang teman menyarankan kepada saya untuk memeriksakan diri ke Klinik khusus kebidanan yang ada di kota Wageningen, untuk di periksa dengan USG untuk memastikan kehamilan saya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Tanggal 27 Juli 2009 saya dan suami pergi ke klinik khusus kebidanan yang ada di dekat centrum (pasar) yang ada di Wageningen. Setelah di periksa dan di USG oleh bidan, saya baru 100% yakin bahwa saya telah mengandung dengan usia kehamilan 8 minggu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><img src="http://nonie.masboi.com/wp-admin/%3Ca%20mce_thref=" ?action="view&amp;current=DSC02645.jpg"" target="_blank" /></p>
<p style="text-align: center"><img src="http://i1016.photobucket.com/albums/af285/stefanianieka/DSC02645.jpg" alt="junior umur 8 minggu" border="0" height="161" width="288" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify" align="center">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Semua keraguan yang ada di benak saya langsung hilang, betapa bahagianya hati saya kala itu ketika bidan menyatakan bahwa saya akan melahirkan pada bulan Maret 2010. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Bagi saya bayi yang saya kandung ini adalah janin yang tahan uji.., betapa tidak..awal Juni 2009 saya sempat jatuh dari sepeda, lalu ketika sedang berada di Paris, saya sempat kecapekan berjalan kaki menyusuri kota Paris selama 7 hari lamanya, pernah pula saya bersepeda bersama dengan mbak Vivi dan kak Meis dari kota Wageningen menuju kota Ede yang menempuh perjalanan sekitar 1 jam lamanya. Dilanjutkan dengan awal Juli saya pernah bersepada bersama teman saya Janne dari kota Noordwijk ke kota Leiden dengan perjalanan kurang lebih 2 jam lamanya, saya pun sempat terserang diare ketika sedang mengikuti Simposium Internasional PPI Dunia awal Juli yang lalu. Dan yang tak kalah menghebohkan di usia 10 minggu kehamilan saya pernah berlari-lari naik turun tangga menyusuri Bandara Internasional Kuwait (untung aja bandara nya gak segede Bandara Frankfurt di Jerman, tapi tetep aja bikin lemas ngelilinginya) saat sedang menempuh perjalanan pulang ke Indonesia, heboh karena saat itu saya sedang mengejar pesawat yang akan membawa saya kembali ke Jakarta, dikarenakan keterlambatan pesawat yang saya tumpangi dari Frankfurt Jerman, saya hampir saja mengalami kisah di tinggal pesawat :p <span> </span>Itulah yang membuat saya merasa Amazing bahwa janin yang saya kandung masih kuat bertahan dan tabah dibawa oleh saya kemana-mana, mengalami pertualangan tak terlupakan di Eropa.. terima kasih Tuhan..<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Di awal-awal kehamilan pun saya tidak begitu mengalami masalah yang berarti, mual-mual memang sempat saya rasakan di usia 2-3 bulan kehamilan tapi itu pun tidak begitu parah. Nafsu makan saya tetap normal-normal saja. Ngidam pun tidak yang aneh-aneh, paling di usia 3 bulan kehamilan saya sempat terobsesi dengan Sate Padang. Untuk saat itu saya sudah berada di Indonesia, sehingga mudah bagi saya untuk mendapatkan sate padang, coba saja kalau masih di Belanda..wah pasti repot bagi saya untuk menemukan masakan tersebut. </span><span style="font-family: Wingdings" lang="IN"><span>J</span></span><span lang="IN"><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Menginjak usia kehamilan 5 bulan saya sempat terserang penyakit cacar, bayangin udah tua gini baru kena cacar </span><span style="font-family: Wingdings" lang="IN"><span>L</span></span><span lang="IN">, waktu itu suami memang sudah kembali ke tanah air, namun sedang berada di Jogja. Untung saja sakit yang saya alami itu tidak berpengaruh ke janin saya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Boleh dibilang selama 8 bulan usia kehamilan saya ini, hanya sebentar saja saya didampingi suami, sebagian besar saya lalui tanpa kehadiran suami. Karena saat ini suami berada di Jogja, sedangkan saya masih berada di Palembang hingga usai proses persalinan . Namun pengalaman 2 tahun di tinggal oleh suami ke Belanda telah membuat saya lebih kuat dan tegar menjalani masa kehamilan ini walaupun tanpa kehadiran suami di samping saya. <o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Ya walaupun tidak bisa diingkari, secara psikologis ketidakhadiran suami pada masa kehamilan kadang terasa berat. Saya punya pengalaman lucu ketika sedang memeriksakan diri ke dokter kandungan. Karena suami sedang tidak ada di samping saya, pada saat kontrol ke dokter kandungan, saya selalu di antar dan di temani oleh orang tua saya (terutama oleh Mama), nah pada saat itu mama sedang tidak bisa menemani saya, sehingga saya diantar oleh bapak saya pergi ke dokter kandungan, dan oleh perawat yang bertugas di dokter kandungan tersebut, ia menyangka bapak saya itu adalah suami saya </span><span style="font-family: Wingdings" lang="IN"><span>J</span></span><span lang="IN"><o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Puji Tuhan saya memiliki orang tua yang hingga saat ini masih mensupport dan memberi perhatian yang terbaik bagi saya, sehingga saya tidak pernah merasa sendirian walaupun suami tidak bisa hadir di samping saya.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Kini dalam hitungan 4-6 minggu kedepan saya akan menjadi seorang Ibu.., rasanya sudah gak sabar lagi untuk mendengar tangis bayi itu..hari-hari penantian menjadi terasa amat panjang </span><span style="font-family: Wingdings" lang="IN"><span>J</span></span><span lang="IN">. Perasaan kuatir akan proses persalinan mulai menghampiri diri saya, namun suami senantiasa menguatkan hati saya, meyakinkan diri saya untuk tidak perlu kuatir menghadapi proses persalinan nanti, dengan memberi keyakinan bahwa segala sesuatunya nanti pasti akan berjalan dengan lancar.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Semoga saya bisa menjalani saat-saat menjelang proses persalinan ini dengan hati yang tenang dan semoga Tuhan senantiasa memberkati dan melindung bayi yang saya kandung ini hingga pada saat nya nanti dapat lahir dengan selamat dan sehat.<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN">Mohon doa nya, ya&#8230;!<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span lang="IN"><o:p> </o:p></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nonie.masboi.com/?feed=rss2&amp;p=148</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Keinginan dan harapan di tahun 2010</title>
		<link>http://nonie.masboi.com/?p=147</link>
		<comments>http://nonie.masboi.com/?p=147#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 03:37:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nonie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nonie.masboi.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Selamat Tahun Baru 2010..!
Semoga belum telat ya, saya mengucapkannya..:)
Gak terasa hari ini hari ke enam di tahun 2010, dan ini merupakan postingan pertama saya di tahun 2010 setelah sekian lama tidak berposting ria..*untung aja blog ini masih tetep ada, belum di hapus :p*
Memulai awal tahun dengan rasa optimis, walaupun saya cenderung menyebut tahun 2010 ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat Tahun Baru 2010..!</p>
<p>Semoga belum telat ya, saya mengucapkannya..:)</p>
<p>Gak terasa hari ini hari ke enam di tahun 2010, dan ini merupakan postingan pertama saya di tahun 2010 setelah sekian lama tidak berposting ria..*untung aja blog ini masih tetep ada, belum di hapus :p*</p>
<p>Memulai awal tahun dengan rasa optimis, walaupun saya cenderung menyebut tahun 2010 ini sebagai &#8220;Tahun Perjuangan&#8221;, karena banyak tantangan yang &#8216;real&#8217; di depan mata yang harus di hadapi. Namun harus tetap semangat!!</p>
<p>Ada begitu banyak keinginan dan harapan di tahun 2010 ini, entahlah saya kok cenderung tidak memilih kata <em>Resolusi</em> karena kesannya terlalu berat *takut gak kesampaian..hehehe*</p>
<p>kalau boleh menyebut, harapan dan keinginan saya di tahun 2010 ini antara lain :</p>
<p>1. Proses kehamilan dan persalinan dapat berjalan dengan lancar</p>
<p>gak terasa usia kehamilan saya sudah memasuki bulan ke-8. Puji Tuhan, sejauh ini kandungan saya sehat-sehat saja, tidak mengalami masalah dan yang terpenting tidak rewel. Masa mual-mual hanya saya alami di usia-usia awal kehamilan dan itu pun tidak terlalu parah. Soal ngidam pun tidak aneh-aneh * <em>ni baby ngerti kali ya kalo ayahnya lagi jauh dari bundanya..hehehe</em>*, paling di awal-awal kehamilan saya sempat terobsesi dengan Sate padang.  dan satu yang mengherankan, di awal-awal usia kehamilan saya, saya sempat alergi dengan cokelat..bahkan melihat bungkus cokelat saja sudah membuat saya menjadi &#8216;eneg&#8217; . satu hal yang mengherankan, mengingat sebelumnya saya termasuk penggemar cokelat. Hal ini bertahan hingga saya memasuki usia kehamilan yang ke-7.</p>
<p>8 hingga 9 minggu lagi saya akan menjadi seorang ibu, kalau ditanya apakah saya merasa deg-degan menjelang proses persalinan? sejauh ini sih belum merasa deg-degan.  kadang masih merasa gak &#8216;ngeh&#8217; kalo dalam beberapa minggu ke depan saya akan menghadapi suatu proses yang mendebarkan untuk menjadi seorang ibu dan wanita yang seutuhnya.</p>
<p>Ngomongin soal persiapan menjelang persalinan, jujur sampai sekarang saya belum belanja perlengkapan dan peralatan untuk si baby..kalau sekedar survey sih sudah..tapi belum sampai pada tahap &#8216;eksekusi&#8217; , nyantai banget ya saya&#8230;hehehe&#8230;rencana awal bulan depan deh baru mulai berburu..:)</p>
<p>Saya berharap 2 bulan menjelang detik-detik persalinan ini kandungan saya tidak mengalami masalah, segala sesuatu berjalan lancar dan di beri kemudahan pada saat persalinan, Amien.</p>
<p>2.  Dapat menjadi ibu dan istri yang baik bagi anak dan suami</p>
<p>Mungkin ini harapan paling besar di tahun 2010 ini, tahun 2010 ini tahun pertama bagi saya dan suami untuk tinggal bersama setelah lebih dari 2 tahun penikahan, kami menjalani LDR alias tinggal berjauhan. Tahun pertama bagi kami berdua untuk dapat hidup mandiri di Jogja. Semoga segala sesuatu dapat berjalan dengan lancar, Amien.</p>
<p>3.  Dapat menyelesaikan Brevet Pajak dan lulus Ujian Sertifikasi Pajak</p>
<p>Menjadi Konsultan Pajak adalah cita-cita yang sudah lama saya impikan, semoga tahun ini saya dapat mewujudkan impian saya itu.</p>
<p>4. Dapat kembali bekerja</p>
<p>hmmm..rasanya pengen cepet-cepet kembali bekerja. Dulu ketika masih bekerja saya sempat berkeinginan untuk berhenti kerja dan menjadi ibu rumah tangga saja. Rasanya capek kerja office hour seharian di kantor. tapi setelah hampir setahun gak kerja..hmmm..sepertinya saya lebih memilih untuk bisa bekerja lagi agar bisa membantu suami mencari nafkah untuk keluarga, minimal bisa untuk beli susu bayi..:p</p>
<p>dan banyak keinginan dan harapan yang lain yang gak bisa di sebutin satu persatu, impian-impian yang masih belum terwujud, saya sadar butuh kerja keras untuk bisa mewujudkan impian. Karena impian akan tetap menjadi mimpi, bila hanya sekedar di impikan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nonie.masboi.com/?feed=rss2&amp;p=147</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Maafkan (Tak Sempurna)-Ecoutez</title>
		<link>http://nonie.masboi.com/?p=146</link>
		<comments>http://nonie.masboi.com/?p=146#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 10:24:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nonie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nonie.masboi.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Saat kau katakan apa yang kau rasa dalam hatimu padaku
dan ku jawab rasa cintamu yang dalam
dengan senyuman di bibirku
semua indah&#8230; serasa dalam mimpi&#8230;
Dan hari pun silih berganti menguji cintaku padamu
tlah kuberi semua rasa
cinta serta hatiku padamu&#8230;
namun kau slalu menuntutku lebih&#8230;
hingga ku tak tau
harus apa lagi&#8230;
Reff :
Maafkan aku yang tak sempurna
Sampai kapanpun itu&#8230; aku tetap begini&#8230;
Ku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat kau katakan apa yang kau rasa dalam hatimu padaku<br />
dan ku jawab rasa cintamu yang dalam<br />
dengan senyuman di bibirku<br />
semua indah&#8230; serasa dalam mimpi&#8230;</p>
<p>Dan hari pun silih berganti menguji cintaku padamu<br />
tlah kuberi semua rasa<br />
cinta serta hatiku padamu&#8230;<br />
namun kau slalu menuntutku lebih&#8230;<br />
hingga ku tak tau<br />
harus apa lagi&#8230;</p>
<p>Reff :<br />
Maafkan aku yang tak sempurna<br />
Sampai kapanpun itu&#8230; aku tetap begini&#8230;<br />
Ku hanya ingin&#8230;<br />
&#8216;Tuk selalu menjadi&#8230; yang terbaik untukmu&#8230;</p>
<p>Seandainya ku dapat menjadi seorang<br />
seperti yang kau inginkan<br />
hingga tak tergantikan cintaku dengan cinta yang lainnya&#8230;<br />
Karena kau slalu&#8230; menuntutku lebih&#8230;<br />
sampai ku tak tahu harus apa lagi&#8230;</p>
<p>Back to Reff</p>
<div id="vvq4c5287e7c4585" class="vvqbox vvqyoutube" style="width:425px;height:355px;">
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=MC10jXoR5A4">http://www.youtube.com/watch?v=MC10jXoR5A4</a></p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nonie.masboi.com/?feed=rss2&amp;p=146</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Men-&#8217;jebak&#8217;-kan diri di Negeri Penjajah (Bag.1)</title>
		<link>http://nonie.masboi.com/?p=144</link>
		<comments>http://nonie.masboi.com/?p=144#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 15:11:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nonie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nonie.masboi.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Tidak terasa sudah 2 bulan lebih saya menginjakkan kaki di tanah &#8216;bekas&#8217; penjajah kita,&#8221;Negeri Van Oranje&#8221; atawa Belanda.Selama 2 bulan ini seharusnya banyak cerita yang bisa tuangkan dalam blog ini. ya..ya..sudah lama memang saya absen ngeblog, kalo tidak disertai ancaman bahwa blog ini akan dihapus oleh si &#8216;penjajah&#8217; saya (mmh..kok mau ya saya di&#8217;jajah&#8217;? lha [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak terasa sudah 2 bulan lebih saya menginjakkan kaki di tanah &#8216;bekas&#8217; penjajah kita,&#8221;Negeri Van Oranje&#8221; atawa Belanda.Selama 2 bulan ini seharusnya banyak cerita yang bisa tuangkan dalam blog ini. ya..ya..sudah lama memang saya absen ngeblog, kalo tidak disertai ancaman bahwa blog ini akan dihapus oleh si &#8216;penjajah&#8217; saya (mmh..kok mau ya saya di&#8217;jajah&#8217;? lha sudah terlanjur suka je..mau gimana lagi :P) mungkin blog ini sudah terbuai dalam tidur panjangnya.</p>
<p>Selama 2 bulan ini, saya benar-benar menikmati status saya sebagai sang &#8220;Penganggur Terselubung&#8221; di negeri kincir angin ini</p>
<p>Awal perjalanan saya ke negeri sang penjajah ini, di mulai pada hari Rabu tanggal 20 Mei, saya meninggalkan <st1:city w:st="on">kota</st1:city> saya tercinta, <st1:city w:st="on"><st1:place w:st="on">Palembang</st1:place></st1:city>. Dengan diantar oleh Bapak saya ke Jakarta, Tepat pukul 13.00 WIB saya berpamitan dengan mama saya dengan diiringi dengan pelukan erat dan beraneka ria nasehat yang intinya supaya saya dapat menjadi istri yang baik selama di Belanda :). dan Pelukan terakhir yang saya dapatkan ketika saya berpamitan dengan &#8220;mbak ti&#8221;, sungguh saya tidak dapat melupakan betapa lekatnya mbak ti menatap saya, kala itu tidak pernah terlintas di benak saya bahwa itu adalah terakhir kali nya saya bisa memeluk mbak ti, karena 1 bulan setelah saya kedatangan saya di Belanda, mbak ti meninggalkan kami sekeluarga untuk selamanya (Saya tidak pernah bisa menahan air mata saya tiap kali mengenang beliau ..)</p>
<p>Hari itu terpaksa saya harus melewatkan kesempatan menonton Teleconference suami dengan Presiden SBY dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang disiarkan secara live di SCTV, dikarenakan pukul 14.00 WIB saya harus segera check in di Bandara Sultan Mahmud Badarudin II <st1:place w:st="on"><st1:city w:st="on">Palembang</st1:city></st1:place>. Untungnya malamnya saya masih berkesempatan menonton siaran tunda Teleconference tersebut (Thanks buat adik saya yang telah membangunkan saya agar saya dapat menonton suami di layar kaca) Sengaja saya berangkat ke Jakarta 1 hari sebelum keberangkatan saya ke Belanda, dikarenakan saya tidak mau terlalu &#8216;kemrusung&#8217; jika saya berangkat ke jakarta tepat di hari keberangkatan saya ke Belanda.</p>
<p>Akhirnya hari yang telah dinanti-nantikan pun tiba. Hari itu, Hari Kamis tanggal 21 Mei 2009. Pukul 19.00 saya dengan diantar Bapak dan adik saya tiba di Bandara Internasional Sukarno Hatta. malam itu hujan deras disertai petir mengguyur ibu <st1:city w:st="on"><st1:place w:st="on">kota</st1:place></st1:city>. sempat terlintas kekuatiran di benak saya &#8220;3 jam lagi aku akan take off, semoga aja hujan akan segera berhenti&#8221;. Setiba di bandara Sukarno Hatta dengan langkah setengah berlari saya bergegas menuju Gate D untuk check in di Kuwait airways, maskapai yang akan membawa saya terbang menyebrangi lautan dan benua menuju Frankfurt Jerman.</p>
<p>Namun saat itu Gate D masih tutup, check in baru dibuka pukul 20:15, sambil menunggu saya tidak melewatkan kesempatan nongkrong dulu bareng adik saya di Hokben, sembari melampiaskan rasa kangen saya mencicipi lezatnya Hokben, mengingat Hokben belum ada di <st1:city w:st="on">Palembang</st1:city> (Semoga waktu saya pulang nanti, hokben sudah ada di <st1:city w:st="on"><st1:place w:st="on">palembang</st1:place></st1:city>). Tepat pukul 20.15 Gate D pun dibuka, setelah melewati pemeriksaan Paspor dan tiket oleh petugas Bandara, saya pun menuju loket Kuwait Airways untuk check in, wah ternyata bagasi saya over 5 kilogram, atas kelebihan bagasi ini sayadikenakan charge sebesar 200 USD atau 2 juta Rupiah! halyang membuat saya kaget bukan kepalang, wow gede banget! Untungnya setelah melalui negosiasi &#8216;damai&#8217; yang dilakukan oleh Bapak saya dan Petugas Kuwait Airways akhirnya saya pun hanya dikenai charge atas kelebihan bagasi saya sebesar Rp 250 ribu rupiah, he.he.he</p>
<p>hmmm..saya tidak pernah menyangka bahwa impian saya sejak 2 tahun terakhir ini untuk bisa ke Belanda, akhirnya terwujud. Dengan diliputi sedikit rasa nervous, mengingat ini kali pertama bagi saya berangkat ke Luar Negeri (sendrian pula)dan rasa bingung apa yang harus saya lakukan ketika sampai di <st1:place w:st="on">Frankfurt</st1:place> untuk langsung melanjutkan perjalanan saya ke Belanda, bagaimana caranya membeli tiket kereta ICE dengan tujuan Arnherm Netherland, Dimana saya harus membeli tiket kereta tersebut, seperti apa sih <st1:place w:st="on">Frankfurt</st1:place> itu, dan bermacam-macam pertanyaan yang ada di pikiran saya. Memang berkali-kali suami sudah mengatakan pada saya agar tidak perlu kuatir &#8220;Pokoknya kalo sudah nyampe Eropa tuh kamu bakal aman deh&#8221; dan suami pun sudah memberikan intruksi dengan jelas apa-apa saja yang harus saya lakukan ketika sampai di Frankfurt. Namun rasa nervous tetap tidak mau beranjak pergi dari pikiran saya.saya pun segera menuju ruang tunggu bandara. Beruntung pada saat check in saya berkenalan dengan mbak Lely seorang mahasiswi S3 di Jerman, yang juga akan terbang ke <st1:place w:st="on">Frankfurt</st1:place>. &#8220;Aman..akhirnya saya dapat teman sampai <st1:place w:st="on">Frankfurt</st1:place>&#8221; Demikian pikir saya waktu itu. Perasaan saya menjadi kian tenang ketika Mbak Lely pun berjanji akan membatu saya mencari dan menunjukkan tempat pembelian tiket kereta ICE menuju Arnherm Netherland.</p>
<p>Tepat pukul 23.15 Kuwait Airways, maskapai penerbangan yang saya tumpangi take off, &#8220;Good Bye <st1:place w:st="on"><st1:country-region w:st="on">Indonesia</st1:country-region></st1:place>, sampai jumpa lagi di Bulan Agustus&#8221; bisik saya dengan memandangi landasan pacu Bandara Sukarno Hatta melalui Jendela Pesawat.</p>
<p>Setelah menempuh perjalanan panjang di udara Selama hampir 20 jam lamanya akhirnya pesawat yang saya tumpangi mendaratdengan selamat di <st1:place w:st="on"><st1:placename w:st="on">Frankfurt</st1:placename> <st1:placename w:st="on">International</st1:placename> <st1:placetype w:st="on">Airport</st1:placetype></st1:place>. Cuaca di Frankfurt kala itu amat cerah. &#8220;Mmh..kamu beruntung tiba di Eropa di awal summer, nak&#8221; ujar seorang nenek yang duduk disamping saya.&#8221;Oo..ini tho yang namanya Frankfurt itu.., Eropa itu kayak ini ya&#8221; pikir saya kala itu ketika menjejakkan kaki untukpertama kalinya di <st1:place w:st="on">Frankfurt</st1:place>. Terik matahari membuat saya tidak begitu merasakan ekstrimnya perpindahan cuaca dari yang selama ini terbiasa hidup di negara 2 musim ke negara 4 musim. hanya saja angin saat itu bertiup cukup kencang.</p>
<p>Setelah 1 jam lamanya menunggu di tempat bagasi,saya dan mbak lely pun bergegas menuju loket kerete ICE untuk segera membeli tiket kereta. Olala..ternyata saya masih harus menunggu hampir 2 jam lamanya untuk jadwal keberangkatan saya menuju Arnherm, dikarenakan kereta menuju arnherm baru ada pukul 17:45, walaupun hati sudah tak sabar lagi untuk segera bertemu dengan sang Suami tercinta, namun saya tidak mempunyai pilihan lain selain harus menunggu hingga pukul 16:45.</p>
<p>Setelah selesai membeli tiket dengan membayar sebesar 92 Euro, saya diantar mbak Lely menuju line 6 F tempat kereta saya nanti, setelah diberitahu informasi dengan sejelas-jelasnya oleh mbak Lely, kami berdua pun berpamitan karena mbak lely harus segera menuju ke Line 4b, kereta mbak Lely berangkat terlebih dahulu menuju Gottenburg Jerman.(Terima Kasih banyak untuk mbak Lely)</p>
<p>Pukul 16:45, akhirnya kereta yang saya nanti pun tiba, dengan bersusah payah saya mencoba mengangkat koper seberat 25 kilogram ke atas kereta..uppsss&#8230;ternyata saya cukup kewalahan mengangkat nya, beruntung ada bule ganteng yang baik hati mau membantu saya mengangkat koper. Sampai diatas kereta, saya terbengong-bengong melihat isi kereta ICE..Wow ..keren buanggett kereta nya (mulai deh sikap katrok saya muncul). Sumpeh..saya gak pernah naik kereta sekeren ini, apalagi bila dibandingkan dengan kereta yang ada di <st1:country-region w:st="on"><st1:place w:st="on">Indonesia</st1:place></st1:country-region> terutama bila mengingat kereta jurusan Palembang-Lubuk Linggau, udah dibangdingin sama yang kelas eksekutif pun masih jauuhhhh. Saking bengongnya melihat isi kereta ICE, saya sampai lupa dimana saya harus meletakkan koper saya. Ketika masuk ke dalam gerbong untuk mencari tempat duduk saya melihat sudah tidak ada tempat bagi koper saya, akhirnya saya pun tidak mempunyai pilihan selain harus meninggalkan koper saya di sela-sela gerbong kereta, saya jadi teringat pesan mbak lely pada saya &#8220;Yang penting kamu cari tempat duduk buat kamu dulu, dimanapun kamu taruh koper akan aman kok&#8221;</p>
<p>Setelah mendapatkan tempat duduk yang nyaman (tambah nyaman lagi ketika melihat yang duduk di sebelah saya mas bule yang gantengnya ngelebihi Brad Pitt, hehehe), sejenak saya pun bisa menghela nafas..Ufff..akhirnya semuanya bisa berjalandengan lancar, akhirnya saya bisa duduk manis di dalam kereta ICE, kereta cepat yang akan membawa saya menuju Arnherm. Saya pun mencoba menikmati perjalanan saya dengan si ICE, dengan mata yang masih terkagum-kagum melihat kereta ICE dan pemandangan indah yang tersaji 30 menit pertama saat kereta melaju meninggalkan <st1:place w:st="on">Frankfurt</st1:place>. &#8220;Wow Pemandangannya kayak di Lukisan-lukisan, ma..&#8221; demikian isi sms yang saya kirim ke mama saya di Palembang, saat itu hampir pukul 23:00 di Indonesia, dan mama saya masih terjaga, rupanya beliau belum bisa memejamkan mata sebelum saya bisa bertemu dengan suami saya.</p>
<p>Sebuah SMS masuk di Hp saya, rupanya dari suami saya isinya &#8221; Mms lagi dalam perjalanan dari Den Haag, kalo pas nyampe di <st1:place w:st="on"><st1:city w:st="on">arnhem</st1:city></st1:place> mms blm ada, tunggu aja&#8221;. suami rupanya sedang di den haag, wahhhh berarti saya masih harus menunggu lagi untuk bisa bertemu dengan nya, Ya tak apalah, yang penting bisa ketemu</p>
<p>Pukul 19:45 kereta ICE yang saya tumpangi akhirnya sampai juga di Stasiun Arnherm, sambil celingukan saya pun turun dari kereta ICE, 5 menit berlalu hingga saya merasa dibuntuti oleh seseorang yang tak lain tak bukan adalah suami saya sendiri..hiyaaaaaaaaa..seneng banget akhirnya bisa ketemu dengan suami tercintahh. &#8220;Kok kowe iso tekan londo?, sopo sing ngongkon kowe tekan kene?&#8221; demikian ledek suami saya kala itu. Kami berdua pun segera melanjutkan perjalanan menuju stasiun Ede Wageningen dengan menggunakan kereta (kali ini bukan kereta ICE, tapi tetep juga masih keren keretanya) setelah menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit, akhirnya sampai juga saya di Bornsesteg, tempat kediaman suami selama 2 tahun terakhir ini. Dan perjalanan saya sebagai pengangguran terselubung pun dimulai (Bersambung)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nonie.masboi.com/?feed=rss2&amp;p=144</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Good bye my facebook&#8230;</title>
		<link>http://nonie.masboi.com/?p=142</link>
		<comments>http://nonie.masboi.com/?p=142#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 11:17:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nonie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nonie.masboi.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Satu tahun lebih aku bersamamu
Banyak kisah terangkai
Disana ku temukan banyak sahabat baru
Disana pula kutemukan banyak sahabat-sahabat lamaku
yang telah lama terserak dan terpisah dari ku
ada nuansa rindu yang tercipta
Disana pula kutemukan sahabat kecilku
Yang senantiasa menyapaku di sore hari
Dengan sapaan yang langsung bisa mengusir letihku
Disana kutemukan semangat, inspirasi dan penghiburan dari para sahabatku
Kini
Semua itu telah hilang..
Semua itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu tahun lebih aku bersamamu</p>
<p>Banyak kisah terangkai</p>
<p>Disana ku temukan banyak sahabat baru</p>
<p>Disana pula kutemukan banyak sahabat-sahabat lamaku</p>
<p>yang telah lama terserak dan terpisah dari ku</p>
<p>ada nuansa rindu yang tercipta</p>
<p>Disana pula kutemukan sahabat kecilku</p>
<p>Yang senantiasa menyapaku di sore hari</p>
<p>Dengan sapaan yang langsung bisa mengusir letihku</p>
<p>Disana kutemukan semangat, inspirasi dan penghiburan dari para sahabatku</p>
<p>Kini</p>
<p>Semua itu telah hilang..</p>
<p>Semua itu telah menjadi kenangan..</p>
<p>Entah kapan bisa kutemukan kembali asa</p>
<p>Tuk kembali merangkai dan merajutnya..</p>
<p>&#8230;</p>
<p>Palembang, 15 April 2009</p>
<p>*Postingan pertama setelah 5 bulan lamanya blog ini kudiamkan, kenapa harus disi dengan kehilangan?, mungkin semua ini hanyalah rangkaian proses waktu yang harus aku lalui, membuat yang tak biasa menjadi biasa..</p>
<p>Dedicated untuk sahabat-sahabatku di Facebook ku : Kak Rika, Cik Mei Ling, Kak Vera, Mbak Dyah, my old friend Lia Pranatio, sahabat kecilku Mentari yang cantik, Entah dimana lagi aku akan menemukan kalian..dan sahabat-sahabat facebook ku yang lain, kapanpun kalian membaca postingan ku ini, tolong add aku di id YM ku yang baru : fanie_palembang@yahoo.com</p>
<p>I miss you all..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nonie.masboi.com/?feed=rss2&amp;p=142</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Waiting for Christmas</title>
		<link>http://nonie.masboi.com/?p=141</link>
		<comments>http://nonie.masboi.com/?p=141#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2008 11:16:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nonie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nonie.masboi.com/?p=141</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sekian lama gak update blog (hampir 2 bulan, bok!!), setelah melewati berbagai macam peristiwa selama hampir 2 bulan ini (Halah..!), akhirnya hari ini saya sempetin buat update blog deh..
Begitu banyak peristiwa yang terjadi selama hampir 2 bulan ini, dari peristiwa yang bikin saya termehek-mehek abis (ketika si mms tertinggal pesawat di Frankfurt), ketika saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sekian lama gak update blog (hampir 2 bulan, bok!!), setelah melewati berbagai macam peristiwa selama hampir 2 bulan ini (Halah..!), akhirnya hari ini saya sempetin buat update blog deh..</p>
<p>Begitu banyak peristiwa yang terjadi selama hampir 2 bulan ini, dari peristiwa yang bikin saya termehek-mehek abis (ketika si mms tertinggal pesawat di Frankfurt), ketika saya tersenyum bahagia saat pertama kali melihat mms nyampe di airport Palembang setelah 1  tahun 3 bulan lamanya tidak bersua dengannya,  setelah itu 14 hari langsung &#8216;berpetualang&#8217; ke pedalaman Jambi (Tanah Garo) kumpul dengan keluarga besar mms, lanjut dengan menjadi naked traveller dadakan selama 6 hari di Bali.</p>
<p>Dan kini..setelah berbagai hal yang saya lewati, saya harus back to my real world, harus kembali memusatkan perhatian saya lagi dengan pekerjaan-pekerjaan di kantor, yang menumpuk akibat saya tinggal lama cuti. Hiks..semangat..semangat..! kemarin sempet rada sedikit &#8216;mabok&#8217; ngeliat segitu banyak laporan yang musti saya baca dan analisis</p>
<p>Uhm..tapi menjadi gak begitu menjadi beban, mengingat ada si mms yang selalu bikin saya merasa gak capek tiap kali dipusingin ma kerjaan di kantor,  dan lagi bentar lagi mo natal, euy!!</p>
<p>Bagi saya Natal tahun ini menjadi terasa sangat special. Natal tahun ini menjadi kali pertama bagi saya dan mms untuk merayakannya setelah kami menikah. Tahun lalu saya gak bisa merayakan natal bareng mms karena mms gak bisa pulang ke Indonesia. Natal tahun ini akan menjadi bertambah special karena my lovely brother bisa mudik ke Palembang bareng si Dena (aduh..jadi gak sabar pengen ketemu ma Dena).</p>
<p>Satu hal lagi yang bikin saya gak sabar menantikan datangnya Natal adalah bisa ketemu dan ngumpul bareng Temen-temen lama saya. Natal tahun ini banyak temen-temen saya yang diluar kota pada mudik ke Palembang. Gak sabar pengin ketemu Nela, Adhi, n my Old..old..friend Melissa, yang lagi dag-dig-dug ngitung hari menjelang hari pernikahannya.</p>
<p>Semoga Natal tahun ini bisa menjadi Natal terindah dan gak terlupain dalam hidup saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nonie.masboi.com/?feed=rss2&amp;p=141</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tears</title>
		<link>http://nonie.masboi.com/?p=138</link>
		<comments>http://nonie.masboi.com/?p=138#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 20:59:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nonie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nonie.masboi.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><img src="http://i127.photobucket.com/albums/p145/Bluepeep88/tears.jpg" height="368" width="500" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nonie.masboi.com/?feed=rss2&amp;p=138</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>17-10-2008</title>
		<link>http://nonie.masboi.com/?p=137</link>
		<comments>http://nonie.masboi.com/?p=137#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 15:15:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nonie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nonie.masboi.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><img border="0" align="absMiddle" width="312" src="http://img225.imageshack.us/img225/9572/124066144af9.jpg" height="353" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nonie.masboi.com/?feed=rss2&amp;p=137</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Thanks God&#8230;</title>
		<link>http://nonie.masboi.com/?p=134</link>
		<comments>http://nonie.masboi.com/?p=134#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 13:37:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nonie</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nonie.masboi.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[ ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <img ?action="view&amp;current=Prayer2.jpg"" target="_blank" src="http://nonie.masboi.com/wp-admin/%3Ca%20href=" /></p>
<p style="text-align: center"><img border="0" width="389" src="http://i304.photobucket.com/albums/nn193/nonieboi/Prayer2.jpg" alt="doa" height="744" style="width: 189px; height: 183px" /></p>
<p>Tadi Pagi, waktu mengikuti misa di Gereja, saya dapat Satu bacaan Injil yang bagus banget dari Romo, yang mbikin hati saya makin tenang dan damai.</p>
<p>&#8221; Saudara-saudara, janganlah kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi dalam segala hal nyatakanlah keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Maka Damai Sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Jadi Saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, itulah yang harus kamu pikirkan &#8221; ( Surat Paulus kepada umat di Filipi 4:6-9)</p>
<p>Thanks God.., aku bisa menutup hari ini, dengan hati yang jauh lebih tenang dan damai..&#8221;</p>
<p>-Diujung.Sebuah.Hari. 051008, 20:30-</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nonie.masboi.com/?feed=rss2&amp;p=134</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
